Bacaan Doa Iftitah Dalam Sholat Yang Benar dan Macam Doa Iftitah

0
2162

Learniseasy.com – Assalaamu ‘alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh, mari belajar bacaan doa Iftitah dalam sholat yang benar serta bacaan doa iftitah sesuai sunnah atau muhammadiyah.

Bacaan Doa Iftitah dan Apa itu Doa Iftitah

Doa iftitah merupakan bacaan yang sifatnya sunnah yang dibaca setelah takbiratul ihram. Rasulullah pernah membaca beberapa macam doa iftitah bergantian selama shalat nya.

Perlu kalian ketahui bahwa doa iftitah dibaca pelan, tidak nyaring. Baik itu berjamaah maupun sholat sendiri sendiri. Baik imam maupun makmum. Bagi makmum masbuq atau makmum yang terlambat datang, sebaiknya tidak perlu membaca doa iftitah, sebaiknya langsung baca Al Fatihah saja karena ditakutkan akan ketinggalan imam yang akan rukuk.

Disebutkan sebelumnya ada beberapa macam doa iftitah. Berikut macam macamnya

Doa Iftitah : Pertama

Bacaan doa iftitah yang pertama
Bacaan doa iftitah yang pertama

“Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahanku sebagaimana Engkau telah menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, sucikanlah kesalahanku sebagaimana pakaian yang putih disucikan dari kotoran. Ya Allah, cucilah kesalahanku dengan air, salju, dan air dingin” (HR.Bukhari 2/182, Muslim 2/98).

Doa iftitah diatas sering dibaca oleh Rasulullah dalam sholat fardhunya. Menurut Ibnu Hajar dalam Fathul Baari (2/183) doa iftitah yang pertama ini merupakah doa yang paling shahih dibandingkan dengan doa iftitah lainnya.

Bacaan Doa Iftitah: Doa Kedua

Doa iftitah dibawah ini sering dibaca oleh Rasulullah ketika sholat fardhu dan juga sholat sunnah.

Bacaan doa iftitah kedua
Bacaan doa iftitah kedua

Artinya :

” Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik.

Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam. Tidak ada sekutu bagiNya.

Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri.

Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa.  Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji. Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu.  Aku telah menzhalimi diriku sendiri dan akui dosa-dosaku. Karena itu ampunilah dosa-dosaku semuanya.

Sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni segala dosa melainkan Engkau. Tunjukilah aku akhlak yang paling terbaik.  Tidak ada yang dapat menunjukkannya melainkan hanya Engkau.

Jauhkanlah akhlak yang buruk dariku, karena sesungguhnya tidak ada yang sanggup menjauhkannya melainkan hanya Engkau. Akan aku patuhi segala perintah-Mu, dan akan aku tolong agama-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu.

Sedangkan keburukan tidak datang dari Mu. Orang yang tidak tersesat hanyalah orang yang Engkau beri petunjuk.  Aku berpegang teguh dengan-Mu dan kepada-Mu. Tidak ada keberhasilan dan jalan keluar kecuali dari Mu.  Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Kumohon ampunan dariMu dan aku bertobat kepadaMu” (HR. Muslim 2/185 – 186).

Bacaan Doa Iftitah Ketiga

Dibawah ini adalah bacaan doa iftitah yang ketiga yang pernah dibaca Rasulullah dalam sholatnya

Bacaan doa iftitah ketiga
Bacaan doa iftitah ketiga

Artinya :

“Aku hadapkan wajahku kepada Dzat yang Maha Pencipta langit dan bumi sebagai muslim yang ikhlas dan aku bukan termasuk orang yang musyrik.

Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam.

Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri.

Ya Allah, Engkaulah Maha Penguasa. Tidak ada Ilah yang berhak disembah selain Engkau. Mahasuci Engkau dan Maha Terpuji”. (HR. An Nasa-i, 1/143. Di shahihkan Al Albani dalam Sifatu Shalatin Nabi 1/251)

Bacaan Doa Iftitah Keempat

Bacaan doa iftitah keempat
Bacaan doa iftitah keempat

Artinya:

“Sesungguhnya shalatku, sembelihanku, hidupku dan matiku, hanya semata-mata untuk Allah Rabb semesta alam.

Tidak ada sekutu bagi-Nya. Oleh karena itu aku patuh kepada perintahNya, dan aku termasuk orang yang aku berserah diri.

Ya Allah, tunjukilah aku amal dan akhlak yang terbaik. Tidak ada yang dapat menujukkanku kepadanya kecuali Engkau.

Jauhkanlah aku dari amal dan akhlak yang buruk. Tidak ada yang dapat menjauhkanku darinya kecuali Engkau”. (HR. An Nasa-i 1/141, Ad Daruquthni 112).

Bacaan Doa Iftitah Kelima

Bacaan doa dibawah ini adalah bacaan doa iftitah yang sering dibaca Rasullulah ketika melaksanakan sholat malam, dapat juga dibaca di shalat fardhu dan shalat lainnya.

Bacaan doa iftitah kelima
Bacaan doa iftitah kelima

Artinya:
“Ya Allah, segala puji bagi Engkau. Engkau pemelihara langit dan bumi serta orang-orang yang berada di dalamnya.

Segala puji bagi Engkau. Engkau memiliki kerajaan langit, bumi dan siapa saja yang berada di dalamnya. Segala puji bagi Engkau.

Engkau adalah cahaya bagi langit, bumi dan siapa saja yang berada di dalamnya. Segala puji bagi Engkau. Engkau Raja langit dan bumi dan Raja bagi siapa saja yang berada di dalamnya. Segala puji bagi Engkau.

Engkaulah Al Haq. Janji-Mu pasti benar, firman-Mu pasti benar, pertemuan dengan-Mu pasti benar, firman-Mu pasti benar, surga itu benar adanya, neraka itu benar adanya, para nabi itu membawa kebenaran, dan Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam itu membawa kebenaran, hari kiamat itu benar adanya.

Ya Allah, kepada-Mu lah aku berserah diri.Kepada-Mu lah aku beriman. Kepada-Mu lah aku bertawakal. Kepada-Mu lah aku bertaubat. Kepada-Mu lah aku mengadu. Dan kepada-Mu aku berhukum.

Maka ampunilah dosa-dosaku. Baik yang telah aku lakukan maupun yang belum aku lakukan. Baik apa yang aku sembunyikan maupun yang aku nyatakan. Engkaulah Al Muqaddim dan Al Muakhir. Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau” (HR. Bukhari 2/3, 2/4, 11/99, 13/366 – 367, 13/399, Muslim 2/184).

 

Bacaan Doa Iftitah Keenam

Doa iftitah ini juga sering dibaca Rasululah SAW ketika melaksanakan sholat malam, tetapi dapat juga dibaca ketika melaksanakan sholat fardhu ataupun sholat lainnya.

Bacaan doa iftitah keenam
Bacaan doa iftitah keenam

Artinya:

“Ya Allah, Rabb-nya malaikat Jibril, Mikail, dan Israfil. Pencipta langit dan bumi. Yang mengetahui hal ghaib dan juga nyata.

Engkaulah hakim di antara hamba-hamba-Mu dalam hal-hal yang mereka perselisihkan. Tunjukkanlah aku kebenaran dalam apa yang diperselisihkan, dengan izin-Mu.

Sesungguhnya Engkau memberi petunjuk menuju jalan yang lurus, kepada siapa saja yang Engkau kehendaki” (HR. Muslim 2/185).

Bacaan Doa Iftitah Ketujuh

Doa iftitah dibawah ini juga pernah dibaca Rasulullah dalam sholatnya. Cukup pendek dan mudah dihafalkan. Baik untuk mereka yang lagi mengimani orang orang yang tidak tahan berdiri lama.

Bacaan doa iftitah ketujuh
Bacaan doa iftitah ketujuh

Artinya:

““Maha suci Engkau, ya Allah. Ku sucikan nama-Mu dengan memuji-Mu. Nama-Mu penuh berkah. Maha tinggi Engkau. Tidak ilah yang berhak disembah selain Engkau, Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah (3x), Allah Maha Besar (3x)” (HR.Abu Daud 1/124, dihasankan oleh Al Albani dalam Sifatu Shalatin Nabi 1/252).

Doa Iftitah Kedelapan

Anas bin Malik Radhiallahu’anhu meriwayatkan hadist tentang doa iftitah dibawah ini. Beliau meriwayatkan ketika seorang laki laki yang membaca doa iftitah dibawah ini, Rasulullah Shallallahu’alahi Wasallam bersabda: “Aku melihat dua belas malaikat bersegera menuju kepadanya, mereka saling berlomba untuk mengangkat doa itu (kepada Allah Ta’ala)”.

Berikut doa iftitah yang dimaksud tersebut;

bacaan doa iftitah kedelapan
bacaan doa iftitah kedelapan

Bacaan Doa Iftitah Kesembilan

Berikut juga adalah salah satu doa iftitah yang pernah dibaca oleh Rasulullah SAW.

Bacaan doa iftitah kesembilan
Bacaan doa iftitah kesembilan

Itulah diatas beberapa bacaan doa iftitah yang baiknya kita hafal dan dan baca dalam sholat kita.

Mari kita pahami ketentuan ketentuan tentang doa iftitah dibawah ini:

Adab Membaca Doa Iftitah

Adab adab membaca doa iftitah ini dapat anda baca lebih jauh dalam kita Al Adzkar (1/107) oleh Imam An Nawawi.

1. Disunnahkan dalam sholat untuk menggabungkan doa doa iftitah diatas, akan tetapi dengan melihat situasi khususnya bila anda menjadi imam. Jangan membaca doa iftitah terlalu panjang apabila tidak mengenakkan buat makmum anda. Sesuai hadis dibawah ini:

                     إذا أم أحدكم الناس فليخفف . فإن فيهم الصغير والكبير والضعيف والمريض . فإذا صلى وحده فليصل كيف شاء

“Jika seseorang menjadi imam, hendaknya ia ringankan shalatnya. Karena di barisan makmum terdapat anak kecil, orang tua, orang lemah, orang sakit. Adapun jika shalat sendirian, barulah shalat sesuai keinginannya” (HR.Muslim 467).

2. Apabila anda datang dalam keadaan masbuk atau sebagai makmum masbuk atau terlambat, dapat membaca doa iftitah bila dirasa imam masih jauh dari ruku’. Apabila sudah dekat dari ruku’ maka sebaiknya membaca Al Fatihah saja. Hal tersebut karena Al Fatihah merupakan rukun sholat sedangkan Iftitah sifatnya sunnah.

3. Dalam Sholat jenazah, menurut Imam An Nawawi, tidak perlu membaca doa Iftitah.

4. Diulangi sekali lagi, membaca doa iftitah itu hukumnya sunnah, sehingga anda tidak perlu melakukan sujud sahwi (sujud lupa) apabila anda tidak membaca doa iftitah.

5. Doa iftitah sesuai yang dicontokan Rasulullah SAW, tidak dibaca keras, melainkan dibaca dengan lirih atau sirr (pelan). Apabila dibaca keras hukumnya makruh, akan tetapi menurut Imam An Nawawi, tidak membatalkan sholat.

Itulah diatas, macam macam doa iftitah dan adab atau tata cara membaca doa iftitah. Masih ada beberapa lagi, silahkan dicari sisanya. Tetap belajar tentang Islam, karena Belajar itu mudah dan Islam itu Keselamatan dunia akhirat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here