Sejarah Sumpah Pemuda, Kebohongan?

loading…


Sumpah Pemuda: Fakta dan Dusta

Sebelumnya, dalam website learniseasy.com, diterangkan tentang sejarah dan isi teks sumpah pemuda. Kali ini kami akan menerangkan kepada anda hal yang berbeda dari buku pelajaran sejarah dan PKN yang biasa kalian baca.

Kalian pasti ingat tanggal 28 Oktober 1928. Itu adalah hari dimana sumpah pemuda dikumandangkan dalam Kongres Pemuda. Kenyataannya waktu itu, istilah sumpah pemuda masih belum dikenal, bahkan hingga setelah kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945. 

Kok Bisa? 

Sumpah Pemuda seperti yang dijelaskan dalam buku Sejarah serta PPKN, bahwa dilakukan dalam kongres Pemuda Kedua oleh PPPI bersama organisasi kedaerahan dan etnis. Sumpah pemuda sendiri merujuk kepada hasil rapat Kongres Pemuda kedua tersebut yang berlangsung dari tanggal 27-28 Oktober 1928.

Faktanya!

Sumpah Pemuda tidak pernah menjadi istilah dalam tiga kali rapat pada Kongres Pemuda Kedua tersebut. Istilah yang digunakan untuk merujuk pada hasil rapat atau keputusan rapat kongres Pemuda kedua adalah “Putusan Kongres”. Dalam dalam penyebutannya oleh para peserta kongres disebut “Kerapatan mengambil keputusan”.

Selanjutnya, Sumpah Pemuda atau yang benarnya adalah putusan kongres pada awalnya bukanlah seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Isi Teks Sumpah Pemuda Yang Benar | KBBI

Isi Teks Sumpah Pemuda

Akan tetapi lebih sederhana lagi yaitu seperti dibawah ini

  1. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertanah air Indonesia.
  2. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa Indonesia.
  3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa, bahasa Indonesia.

Kok Bisa?

Hal tersebut terjadi karena sebelum pembacaan keputusan kongres atau yang belokkan  sekarang sebagai “Sumpah Pemuda” diubah oleh Muhammad Yamin. Istilah yang digunakan oleh dia adalah “Formulasi yang lebih Elegan”. Kop nya pun bukanlah Sumpah Pemuda, melainkan “Putusan Kongres”.

Siapa Penyebab Kebohongan Sumpah Pemuda

Sejarah JJ Rizal membenarkan bahwa penggunaan kata “Sumpah” dalam kongres Pemuda merupakan perbuatan korupsi teks sejarah yang dilakukan oleh Muhammad Yamin. Dia menerangkan bahwa penggunaan kata sumpah dalam Sumpah Pemuda menggantikan kata “Putusan Kongres Pemuda Pemuda” diniatkan untuk memberikan kesan sakral pada kaum setelah kemerdekaan, dan bernuansa politik kontemporer. 

Sejarawan JJ Rizal | Sumpah Pemuda

Sejarawan JJ Rizal | Sumpah Pemuda

Begitupulan dengan peneliti Erond Damanik yang merupakan peneliti Pusat Studi Sejarah dan Ilmu Ilmu Sosial berdasarkan hasil temuannya dan telaahnya mengatakan bahwa telah terjadi rekayasa peristiwa yang hingga kini dikenal sebagai “Sumpah Pemuda”.

Peneliti Sejarah Erond L. Damanik

Peneliti Sejarah Erond L. Damanik

Siapa Orang Ini? Siapa Itu Muhammad Yamin

Prof. Muhammad Yamin

Prof. Muhammad Yamin

Muhammad Yamin adalah sekertaris dalam Kongres Pemuda Kedua tanggal 27-28 Oktober 1928. Selain itu, dia kebetulan yang sangat sial adalah Menteri Pendidikan pada awal tahun 1950-an. 

Pada masa tersebut dia menjadi Menteri Pendidikan inilah banyak terjadi pembodohan dan kebohongan. Istilah yang digunakan untuk temuan temuan ini adalah sejarah karangan Muhammad Yamin. 

Pada masalah perubahan kata “Putusan” menjadi “Sumpah” sehingga menjadi “Sumpah Pemuda”, perubahan tersebut dilakukan pada ketika terjadinya Kongres Bahasa Indonesia pada Tanggal 28 Oktober 1928. Orang yang menjadi otak yang merumuskan perubahan tersebut adalah Muhammad Yamin. Tidak Percaya, Lihat saja naskah aslinya di arsip Surat Kabar Harian Tionghoa, Sinpo.

Apa saja fakta sejarah yang dikaburkan oleh orang ini  (Muhammad Yamin)

Sebut saja, Indonesia dijajah 350 Tahun (Kebohongan ini dilakukan oleh Pemerintahan Belanda saat itu), selain itu Sumpah Palapa yang diucapkan oleh Patih Gadjah Mada serta wajah Gadjah Mada.

Bagaiamana Cara Kita Bersikap Atas Kebohongan Sumpah Pemuda

Perlu kita sadari bahwa hal yang dibohongi di bagian sumpah pemuda ini hanyalah kata Sumpahnya saja. Hal yang penting adalah arti kongres pemuda itu sendiri yang salah satunya adalah menampik pernyataan Belanda bahwa pemuda Indonesia itu malas , tidak bersatu dan saling bermusuhan.

Baca Arti sumpah Pemuda

Kebohongan atau lebih tepatnya rekayasa sejarah yang dilakukan oleh Muhammad Yamin tidak dapat kita sebut sebagai sebuah yang benar dan baik, dikarenakan tidak ada hal yang baik yang muncul dari kebohongan dan muslihat.

Penulis hanya dapat menebak saja bahwa tujuan dari Bapak Muhammad Yamin ini adalah untuk mengobarkan semangat para Pemuda pemudi Indonesia dan untuk menghargai peristiwa tersebut sebagai salah satu titik dari rencana kemerdekaan Indonesia. 

Hasil dari perbuatan Muhammad Yamin (Tidak sepenuhnya beliau, bangsa pun bersalah karena tidak membuatnya benar, orang orang semasanya contohnya) adalah orang orang mengenang mereka yang telah berjuang dalam mengadakan nama Indonesia dan mengarahkan perjuangan bangsa, dengan merayakannya pada tanggal 28 Oktober nantinya. Penulis merasa tanpa adanya perbuatan Muhammad Yamin dalam mengalter sejarah, kita tidak akan merayakannya peristiwa 28 Oktober sebagai hari yang monumental. Kalau mau benci Muhammad Yamin, saya sarankan jangan. Beliau ini punya segudang prestasi terhadap bangsa Ini selama beliau hidup.

Demikianlah artikel tentang Sejarah Sumpah Pemuda Kebohongan? Share bila anda rasa penting untuk memberitahukan kebenaran pada kawan kawan anda, kenalan anda atau kepada murid murid anda.

loading…


Sejarah Sumpah Pemuda, Kebohongan? | Wulan Dary | 4.5
Kl1k 2 kali (x) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×