Pancasila Dalam Pendekatan Filsafat: Nilai Nilai Pancasila

loading…


Setelah menjelaskan tentang ideologi pancasila sebagai ideologi nasional bangsa dan negara Indonesia, mari kita lihat alasan dibaliknya. Untuk itu kita akan kaji secara filosofis. Pancasila dalam pendekatan filsafat adalah ilmu pengetahuan yang mendalam tentang pancasila. Filsafat pancasila dapat didefinisikan secara ringksa sebagai refleksi kritis dan rasional tentang pancasila dalam bangunan bangsa dan negara Indonesia (Syarbaini, 2003). Lebih jauh tentang pengertian filsafat pancasila, kita harus mengetahui tentang sila sila yang membentuk pancasila itu sendiri. Dengan mengetahui sila sila, akan lebih jelas lagi lah filsafat pancasila dengan mencari hakikat dari tiap tiap sila yang ada dalam Pancasila.

Dalam artikel ini kita akan menjelaskan tentang nilai nilai yang terkandung dalam pancasila.

Nilai nilai Pancasila

Secara filsafat, Pancasila sebagai filsafat hakikatnya merupakan suatu nilai. Rumusan Pancasila sesuai dengan yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 Alinea IV yaitu:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kelima sila dari Pancasila pada hakikatnya adalah suatu nilai. Nilai nilai yang merupakan perasaan dari sila sila Pancasila tersebut adalah:

  1. Nilai Ketuhanan
  2. Nilai Kemanusiaan
  3. Nilai Persatuan
  4. Nilai Kerakyatan
  5. Nilai Keadilan

Nilai nilai tersebut kemudian menjadi sumber nilai bagi penyelenggaraan kehidupan bernegara Indonesia.

Nila nilai dasar dari Pancasila adalah nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab, nilai persatuan, nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Secara sederhana dikatakan bahwa nilai dasar dari Pancasila adalah nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan.

Nilai nilai pancasila tersebut termasuk nilai etik ataupun nilai moral. Nilai nilai dalam Pancasila termasuk dalam tingkatan nilai dasar. Nilai ini mendasari nilai berikutnya, yaitu nilai instrumental. Nilai dasar itulah yang mendasari semua aktivitas kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai dasar bersifat fundamental dan tetap. Berikut penjabaran dari nilai nilai yang ada dalam Pancasila:

Nilai Ketuhanan Pancasila

Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa mengandung arti adanya pengakuan dan keyakinan bangsa terhadap adanya Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Nilai tersebut dapat dinyatakan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius, bukan bangsa yang atheis. Pengakuan terhadap Tuhan sesuai pada Pancasila diwujudkan dalam perbuatan taat pada perintah Tuhan dan menjauhi larangan-Nya sesuai dengan ajaran ataupun tuntutan agama yang dianutnya. Nilai ketuhanan juga memiliki arti tentang pengakuan terhadap kebebasan memeluk agama, menghormati kemerdekaan beragama, serta tidak ada paksaan bahkan diskriminasi antar umat beragama.

Nilai Kemanusiaan Pancasila

Nilai kemanusiaan yang adil dan beradab memiliki arti kesadaran sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai nilai moral dalam hidup bersama atas tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sebagaimana mestinya. Manusia sudah seharusnya diperlakukan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk  Tuhan yang memiliki derajat yang sama serta hak dan kewajiban. Dengan adanya sila dan nilai ini dalam Pancasila, Indonesia mengakui adanya HAM. (Baca Pengertian Ham dan Sejarah HAM).

Nilai Persatuan Pancasila

Nilai persatuan Indonesia, memiliki makna usaha ke arah bersatu dalam kebulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme dalam negara kesatuan republik Indonesia. Persatuan Indonesia juga mengakui dan menghormati sepenuhnya kebinekaan (beragaman) yang ada di bangsa Indonesia. Adanya perbedaan bukanlah sebab perselisihan, akan tetapi sebab untuk menciptakan kebersamaan.

Nilai Kerakyatan Pancasila

Nilai kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksaan dalam permusyawaratan perwakilan memiliki arti sebagai suatu pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat dengan cara musyawarah mufakat melalui lembaga lembaga perwakilan. Berdasarkan hal tersebutlah, diakui paham demokrasi yang lebih mengutamakan pengambilan keputusan melalui musyawarah mufakat.

Nilai Keadilan Pancasila

Nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia memiliki arti sebagai dasar serta tujuan sehingga tercapai masyarakat madani Indonesia. Masyarakat madani yang dimaksud dalam Pancasila adalah masyarakat yang adil dan makmur lahiriah dan batiniah. Oleh sila ini dalam Pancasila, Negara dan Bangsa Indonesia mengakui bahwa mereka adalah negara Hukum, dimana dalam hukum semuanya sama dan tetap adil.

Diterimanya Pancasila sebagai dasar negara dan Ideologi Nasional memiliki konsekuensi logis untuk menerima dan menjadikan nilai nilai Pancasila sebagai acuan utama bagi pengaturan penyelenggaraan bernegara. Hal tersebut dilaksanakan dengan menjabarkan nilai nilai Pancasila dalam UUD 1945 dan peraturan perundang undangan yang berlaku. UUD 1945 dan peraturan perundang undangan tersebut kemudian menjadi pedoman penyelenggaraan bernegara. Sebagai nilai dasar bernegara, nilai Pancasila diwujudkan menjadi norma hidup bernegara.

Pengertian ideologi: Pengantar Ideologi Pancasila

Pengertian ideologi: Pengantar Ideologi Pancasila

Demikianlah penjelasan singkat tentang Pancasila dalam Pendekaatan Filsafat:Nilai Nilai Pancasila.Tetap belajar karena belajar itu mudah.

loading…


Pancasila Dalam Pendekatan Filsafat: Nilai Nilai Pancasila | Wulan Dary | 4.5
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Kl1k 2 kali (x) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×