Implementasi Pancasila Sebagai Ideologi Nasional

loading…


Belajar itu mudah, Kali ini akan dijelaskan tentang implementasi Pancasila sebagai Ideologi Nasional. Dalam artikel ini, diharapkan anda dapat mempelajari tentang fungsi Pancasila sebagai cita cita bangsa Indonesia sekaligus sebagai pemersatu dan penyelesai konflik  Silahkan dibaca dan dipahami.

Pancasila sebagai ideologi nasional memiliki arti sebagai cita cita dalam bernegara dan sarana yang dapat menyatukan masyarakat. Hal ini dibutuhkan perwujudan yang konkret dan operasional aplikatif yang dapat membuatnya sebagai betul betul sebuah ideologi yaitu cita cita, bukan sebagai slogan belaka atau omdo. Dalam ketetapan MPR. No. XVIII/MPR/1998 dijelaskan bahwa Pancasila perlu diamalkan dalam bentuk pelaksanaan yang konsisten dalam kehidupan bernegara.

Perwujudan Ideologi Pancasila sebagai Cita Cita Bernegara

Implementasi pancasila sebagai ideologi nasional yang berarti menjadi cita cita penyelenggaraan bernegara terwujud melalui ketetapan MPR No. XVII/MPR/2001 tentang visi Indonesia Masa Depan. Dalam ketetapan tersebut dinyatakan bahwa Visi Indonesia Masa Depan terdiri atas tiga visi yaitu:

  1. Visi ideal, yaitu cita cita luhur sesuai yang termaktub dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yaitu pada Alinea kedua dan Keempat.
  2. Visi Antara, yaitu visi Indonesia 2020 yang berlaku hingga tahun 2020
  3. Visi lima tahunan, sesuai yang tertulis dalam Garis Garis Besar Haluan Negara.

Bila anda ingin mengetahui tentang apa cita cita Indonesia, setidaknya pemimpin kita 2020 kelak, baca saja visi antara. Salah satu poinnya adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang religius, manusiawi, bersatu, demokratis, adil, sejahtera, maju, mandiri, serta baik dan bersih dalam penyelenggaraan negara. Untuk mengukur tingkat keberhasilan perwujudan Visi Indonesia 2020 digunakanlah indikator indikator utama sebagai berikut:

  1. Religius
  2. Manusiawi
  3. Bersatu
  4. Demokratis
  5. Adil
  6. Sejahtera
  7. Maju
  8. Mandiri
  9. Baik dan bersih dalam penyelenggaran Bernegara

Dalam mewujudkan visi antara tersebut pada dasarnya adalah upaya menjadikan nilai nilai pancasila sebagai cita cita bersama. Bangsa atau masyarakat yang memiliki ciri ciri diatas atau memiliki indikator indikator diatas merupakan ciri ciri masyarakat madani (Hamdan Mansoer, 2003). Tentu saja, Pancasila sebagai cita cita, kita harus mewujudkan nilai nilainya dalam dimensi idealismenya. Kita tidak akan dapat menggapainya, akan tetapi kita tetap harus berusaha untuk mendekati nilai nilai pancasila yang ideal tersebut.

Perwujudan Pancasila sebagai kesepakatan atau Nilai Integratif Bangsa

Pancasila sebagai nilai integratif, sebagai sarana pemersatu dan prosedur penyelesaian konflik perlu pula dijabarkan dalam praktik kehidupan bernegara.  Pancasila sebagai sarana pemersatu dalam masyarakat dan prosedur penyelesaian konflik itulah yang terdapat dalam nilai integratif pancasila.

Pancasila telah diterima oleh masyarakat Indonesia sebagai sarana pemersatu, artinya sebagai suatu kesepakatan bersama bahwa nilai nilai yang terkandung di dalamnya disepakati oleh masyarakat Indonesia sebagai milik bersama. Pancasila dalam hal ini menjadi social ethics atau etika sosial dalam masyarakat Indonesia yang heterogen.

Kedudukan nilai sosial bersama di masyarakat untuk menjadi sumber normatif bagi penyelesaian konflik bagi para anggotanya adalah hal penting. Masyarakat membutuhkan nilai bersama untuk menjadikan acuan manakala konflik antaranggota terjadi. Pertentangan dan perbedaan dapat didamaikan dengan cara pihak yang berseteru atau berkonflik menyetujui dan mendasarkan pada sebuah nilai bersama. Dengan demikian, integrasi dalam masyarakat dapat dibangun kembali.

Pancasila adalah kata kesepakatan dalam masyarakat bangsa. Kata kesepakatan ini mengandung makna pula sebagai konsensus bahwa dalam hal konflik maka lembaga politik yang diwujudkan bersama akan memainkan peran sebagai penengah. Jadi, apakah Pancasila dapat digunakan secara langsung untuk mempersatukan masyarakat dan mencegah konflik? Tidak, akan tetapi, prosedur penyelesaian konflik yang dibuat bersama, baik meliputi lembaga maupun aturan aturan yang diharapkan mampu menyelesaikan konflik yang terjadi dalam masyarakat. Fungsi Pancasila disini adalah bahwa dalam hal pembuatan prosedur penyelesaian konflik, nilai nilai pancasila menjadi acuan normatif bersama.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam masyarakat Indonesia harusnya diwarnai dengan penggunaan nilai nilai Pancasila dalam setiap prosedur penyelesaian konflik yang ada. Secara normatif dapat disimpulkan bahwa: Penyelesaian suatu konflik dalam bangsa dan negara Indonesia haruslah dilandasi oleh nilai nilai religius, menghargai derajat kemanusiaan, mengedepankan persatuan, mendasarkan pada prosedur demokratis dan berujung pada terciptanya keadilan.

Pengertian ideologi: Pengantar Ideologi Pancasila

Pengertian ideologi: Pengantar Ideologi Pancasila

Demikian artikel tentang implementasi Pancasila sebagai Ideologi Nasional. Baca juga artikel dibawah ini:

[su_posts tax_term=”57″ tax_operator=”0″ order=”desc”]

loading…


Implementasi Pancasila Sebagai Ideologi Nasional | Wulan Dary | 4.5
Kl1k 2 kali (x) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×