Pengertian Kepribadian, Karakteristik dan Teorinya

loading…


Kepribadian

Pengertian kepribadian, karakteristik kepribadian dan teori kepribadian | Pengertian kepribadian menurut Robbin (1986) yang ditranlasikan oleh Nimran bahwa kepribadian sebagai pengorganisasi yang dinamis dari sistem psikofisik (personality is the dynamic organization within the individual of those psychophysical system) yang menentukan penyesuaian diri dengan lingkungannya (that determine his unique adjustment to his environment).

Robbin menambahkan bahwa kepribadian sebagai keseluruhan cara bagaimana individu bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain. Robbin mengartikan kepribadian sebagai cara dengan mana seseorang bereaksi dan berinteraksi dengan orang lain.

Faktor apakah yang menentukan kepribadian seseorang ? Dalam beberapa sumber dijelaskan bahwa kepribadian seseorang ditentukan oleh faktor keturunan, lingkungan dan ditambah berbagai faktor situasional. Dengan kata lain, kepribadian seseorang walaupun telah ada karena faktor gen yang dimilikinya dan lingkungan hidupnya, dapat juga berubah disebabkan oleh situasi dan kondisi yang berubah.

Macam macam karakteristik kepribadian yang populer diantaranya adalah agresif, malu, pasrah, malas, ambisius, setia, jujur dan banyak lagi. Semakin konsisten karakteristik tersebut muncul di saat merespons lingkungan, hal itu menunjukkan faktor keturunan atau pembawaan (traits) merupakan faktor yang penting dalam membentuk kepribadian  seseorang.

Teori Kepribadian

Berikut beberapa teori kepribadian untuk menjelaskan apa pengertian kepribadian itu

a. Teori Psikoanalisis

Teori kepribadian ini di rumuskan oleh Sigmun Freud. Dia mengatakan bahwa kepribadian terdiri atas tiga komponen yaitu id, ego dan superego. Pengertian id dalam teori psikoanalisis adalah komponen dasar dan berkembang ketika masa kanak kanak, bahkan bisa hingga tua sekalipun. Individu yang membawa kepribadian id akan terus mengikuti keinginan hawa nafsunya. Tidak mempedulikan halal, haram, etis ataupun tidak etis, baik ataupun buruk atas setiap tindakannya. Id merupakan elemen kepribadian yang berhubungan dengan kata hati, hasrat dan keinginan untuk memuaskan kesenangan dan kepuasannya.

Sebaliknya dengan superego. Pengertian superego adalah elemen kepribadian yang tumbuh dan berkembang baik, naik turun selama manusia hidup. Superego merupakan gudang dari nilai, norma dan etika yang dianut oleh individu dalam masyarakat. Apabila individu memiliki tingkat superogo yang baik maka orang tersebut akan memiliki tingkat kecerdasan spiritual yang baik pula. Diantara id dan superego, ada komponen ketiga yaitu ego. Pengertian ego adalah elemen kepribadian yang bersifat sebagai penengah dari dua komponen kepribadian sebelumnya. Manusia akan selalu dihadapkan dengan keinginan yang selalu bertentangan, antara keinginan untuk mengejar kesenangan dan keinginan untuk tidak melanggar aturan aturan yang melekat dalam dirinya seperti aturan agama dan aturan hukum yang berlaku.

pengertian kepribadian dan teori kepribadian

Teori Psikoanalisis

b. Teori Pemenuhan

Teori kepribadian menurut Carl Roger menjelaskan tentang manusia hanya mempunyai satu dasar kekuatan yang terus menerus mendorongnya untuk menuju pemenuhan akan aktualisasi diri. Maslow mengatakan bahwa kebutuhan manusia memiliki tingkatan, dari yang paling rendah hingga yang paling tinggi. Berikut beberapa tingkatan kepribadian menurut Maslow:

  1. Kebutuhan fisiologi yaitu kebutuhan yang paling mendasar dari setiap manusia. Contoh kebutuhan fisiologis seperti sandang, pangan, papan, dan kesehatan.
  2. Kebutuhan akan rasa aman yaitu kebutuhan yang kedua dari manusia. Tiap individu dalam masyarakat membutuhkan rasa aman secara fisik dan mental.
  3. Kebutuhan sosial, karena secara kodrati manusia merupakan makhluk sosial. Kebutuhan terhadap teman, cinta dan pasangan hidup termasuk dalam kebutuhan ini
  4. Kebutuhan akan harga diri. Pada saatnya, walaupun tidak muncul pada masa awal, kebutuhan ini akan ada pada setiap manusia terutama setelah manusia dewasa. Kebutuhan akan penghargaan, pengakuan, kepercayaan dari orang lain.
  5. Kebutuhan akan aktualisasi diri. Kebutuhan yang satu ini didasari oleh adanya kebutuhan harga diri. Ingin menunjukkan potensi yang dimilikinya dan mengembangkannya.

c. Teori konsistensi

Teori kepribadian konsistensi memiliki tanggapan yang berbeda dengan teori lainnya. Teori ini beranggapan bahwa kepribadian tidak dibawa sejak lahir, akan tetapi diperoleh berdasarkan pengalaman dan interaksi degan lingkungan di mana manusia tersebut hidup.

Demikianlah artikel tentang pengertian kepribadian dan teori kepribadian. Tetap belajar karena belajar itu mudah. Learniseasy.com

loading…


Pengertian Kepribadian, Karakteristik dan Teorinya | Wulan Dary | 4.5
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
Kl1k 2 kali (x) tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×